empty
 
 
24.02.2026 06:39 PM
EUR/USD. Analisis dan Prediksi

This image is no longer relevant

Hari ini, pasangan EUR/USD bergerak di bawah level bulat 1,1800, sementara tekanan pada dolar AS berlanjut di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait tarif Amerika.

Pada hari Jumat lalu, Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar tarif yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump. Namun, Trump tidak menunjukkan tanda-tanda akan meninggalkan agenda ekonomi utamanya. Pemerintahannya sudah mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif baru sebesar 15% pada hari Sabtu, yang meningkatkan kecemasan pasar, menekan mata uang AS, dan mendorong volatilitas.

This image is no longer relevant

Dengan latar belakang tersebut, ketua komite perdagangan Parlemen Eropa mencatat bahwa Uni Eropa (UE) mungkin akan membekukan proses ratifikasi perjanjian dagang dengan Amerika Serikat hingga informasi yang lebih rinci diterima dari Washington mengenai kebijakan perdagangan Trump. Ketidakpastian seputar perjanjian dagang dengan AS menimbulkan tekanan tambahan pada dolar dan mendukung permintaan terhadap pasangan mata uang utama ini.

Pada Senin, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde menekankan pentingnya bank sentral untuk tetap adaptif dalam menjalankan kebijakan moneter, meskipun saat ini berada dalam kondisi yang cukup "baik". Lagarde menyatakan bahwa keputusan mengenai suku bunga akan ditentukan "di setiap pertemuan" sesuai dengan data yang diterima, sementara secara keseluruhan, risiko menurut penilaiannya tetap "umumnya seimbang".

Pada hari Jumat, data Indeks Harga Produsen (PPI) AS akan menjadi pendorong utama bagi pasar, karena informasi ini dapat memberikan indikasi mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan. Para ekonom memperkirakan adanya penurunan inflasi PPI pada bulan Januari jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Namun, data yang lebih kuat dari yang diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan jangka pendek bagi dolar AS.

Dari perspektif teknikal, para pelaku pasar yang memiliki pandangan bearish saat ini menantikan terjadinya penembusan yang jelas dan konsolidasi di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 50 hari, atau level retracement Fibonacci 38,2% dari titik terendah Januari, setelah mengalami rebound dari SMA 200 hari yang secara teknis signifikan dan telah diuji pada bulan Januari. Level berikutnya adalah titik terendah dari pekan lalu di kisaran 1,1745–1,1740; jika level ini ditembus, penurunan korektif EUR/USD dari level tertinggi Januari dapat berlanjut.

Namun, histogram MACD belum menunjukkan pergerakan lebih lanjut ke area negatif, yang menandakan bahwa meskipun posisi bullish berada dalam tekanan, mereka masih memberikan perlawanan terhadap posisi bearish. Di saat yang bersamaan, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) telah berada di zona negatif, mencerminkan penurunan kekuatan bullish. Dengan demikian, penurunan lebih lanjut menuju level psikologis 1,1700 — yang bertepatan dengan level Fibonacci 23,6% — dan bahkan menuju SMA 100 hari tampak cukup mungkin.

Kendati demikian, moving average 200 hari masih menunjukkan kemiringan naik yang moderat, menegaskan prospek jangka panjang yang tetap positif. Pasangan EUR/USD masih berada di atas moving average ini, sehingga dasar tren yang lebih luas tetap terjaga.

Tabel di bawah ini biasanya menunjukkan persentase perubahan dolar AS terhadap mata uang utama global untuk tanggal berjalan, dengan penguatan tertajam mata uang Amerika tercatat terhadap yen Jepang.

This image is no longer relevant

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.