empty
 
 
09.03.2026 04:03 AM
Rekomendasi dan Analisis Trading untuk EUR/USD pada 9 Maret. Dolar Kesulitan untuk Terus Menguat

Analisis EUR/USD 5M

This image is no longer relevant

Pair mata uang EUR/USD trading dalam kisaran pada hari Jumat, dibatasi oleh level 1.1542 dan area 1.1657-1.1666. Ini bukan fase flat; ini adalah jeda sementara sebelum pergerakan baru. Pada dasarnya, pasar hanya berfokus pada peristiwa di Timur Tengah selama dua hari pekan lalu, sementara tiga hari lainnya dihabiskan untuk menunggu perkembangan lebih lanjut, mengabaikan banyak rilis data makroekonomi. Pasar menunggu untuk melihat apakah akan terjadi eskalasi perang di Timur Tengah, mengantisipasi apakah negara-negara lain akan turut serta dalam konflik terbuka atau tidak, dan menunggu keputusan Trump mengenai pelaksanaan operasi darat di Iran. Jika situasi di kawasan tersebut semakin memanas, dolar AS berpeluang melanjutkan penguatannya.

Namun, para pelaku pasar harus menyadari bahwa saat ini, pasar membeli dolar bukan karena konflik di Iran akan berdampak positif bagi ekonomi AS atau akan membantu Amerika dalam menyelesaikan masalah-masalah geopolitik yang selanjutnya akan memberikan dampak positif bagi negara itu. Sebenarnya, kita sedang melihat perang yang diakibatkan oleh sang "pendamai" utama di zaman modern, Donald Trump, demi kepentingan pribadinya. Penting untuk dicatat bahwa Kongres AS tidak pernah memutuskan untuk menyerang Iran atau Venezuela, tetapi siapa di Gedung Putih yang saat ini peduli dengan pendapat Kongres? Penguatan dolar merupakan hasil dari investor yang menghindari aset berisiko dan perlu menempatkan kembali dana mereka ke tempat lain. Dengan demikian, lonjakan nilai mata uang Amerika ini tidak memiliki dasar yang benar-benar kokoh.

Pada timeframe 5-menit, satu sinyal trading terbentuk pada hari Jumat. Selama sesi Eropa, pair memantul dari area 1.1615-1.1625, kemudian turun hampir menyentuh 1.1542. Sayangnya, harga kurang sekitar 5 pips untuk menyentuh level ini, tetapi trader tetap dapat menutup posisi secara manual dan mengamankan profit yang cukup baik. Menjelang akhir hari, harga kembali ke area 1.1615-1.1625, namun tidak terbentuk sinyal baru.

Laporan COT

This image is no longer relevant

Laporan COT terbaru dirilis pada 3 Maret. Grafik pada timeframe mingguan secara jelas menunjukkan bahwa posisi bersih dari pelaku pasar non-komersial tetap dalam kondisi "bullish", dan sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat untuk periode kedua, dolar terus mengalami pelemahan. Kita tidak dapat menyatakan dengan pasti bahwa penurunan mata uang AS akan berlanjut, namun situasi global saat ini memberi indikasi akan kemungkinan tersebut.

Hingga saat ini, kita belum menemukan faktor fundamental yang mendukung penguatan mata uang Eropa, bahkan di saat terjadi konflik di Timur Tengah. Sebaliknya, ada cukup banyak elemen yang berpotensi menekan nilai dolar. Tren penurunan global masih berlangsung, tetapi yang kini menjadi perhatian adalah pergerakan harga selama 18 tahun terakhir. Sejak bulan September 2022, telah muncul tren naik baru yang berhasil menembus garis tren penurunan jangka panjang. Dengan demikian, kemungkinan untuk kenaikan lebih lanjut kini terbuka lebar.

Posisi garis merah dan biru pada indikator masih menunjukkan adanya kelanjutan dari tren "bullish". Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long pada kelompok "Non-commercial" menurun sebanyak 300, sementara posisi short meningkat 20. 000. Maka, total posisi bersih mengalami penyusutan sebanyak 20. 300 kontrak sepanjang minggu tersebut.

Analisis EUR/USD 1H

This image is no longer relevant

Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD mempertahankan tren turun baru di tengah berkembangnya peristiwa geopolitik di Timur Tengah. Berapa lama dolar akan terus menguat hanya berdasarkan faktor ini belum jelas, karena hal tersebut akan bergantung pada intensitas dan durasi perang, besarnya kerugian di kedua belah pihak, serta kemampuan AS untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Namun, untuk saat ini, tren yang berlaku adalah tren turun.

Untuk 9 Maret, kami menyoroti level-level berikut untuk trading : 1.1362, 1.1426, 1.1542, 1.1615–1.1625, 1.1657–1.1666, 1.1750–1.1760, 1.1830–1.1837, 1.1907–1.1922, 1.1971–1.1988, serta garis Senkou Span B (1.1683) dan garis Kijun-sen (1.1629). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memasang order Stop Loss di level impas jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.

Pada hari Senin, laporan produksi industri di Jerman dijadwalkan rilis di zona euro, yang saat ini tidak memiliki nilai penting bagi trader dalam kondisi pasar sekarang. Pasar kembali akan menantikan apakah terjadi eskalasi atau de-eskalasi perang di Timur Tengah.

Rekomendasi Trading:

Pada hari Senin, trader dapat mempertimbangkan posisi jual jika terjadi pantulan dari area 1.1615–1.1625, dengan target di 1.1542. Posisi beli dapat dipertimbangkan jika harga menguat dan terkonsolidasi di atas area 1.1615–1.1625, dengan target di 1.1657–1.1666 dan garis Senkou Span B.

Penjelasan Untuk Ilustrasi:

  • Level Support dan Resistance (garis warna merah tebal): Area kunci di mana pergerakan harga mungkin terhenti. Level ini bukan merupakan sumber sinyal trading.
  • Garis Kijun-sen dan Senkou Span B: Garis indikator Ichimoku yang dipindahkan dari time frame H4 ke grafik per jam, garis ini fungsinya adalah menunjukkan level yang kuat.
  • Level Ekstrem (garis warna merah tipis): Titik di mana harga sebelumnya telah memantul. Kedua level ini dapat berfungsi sebagai sumber sinyal trading.
  • Garis Warna Kuning: Garis tren, kanal, atau pola teknis lainnya.
  • Indikator 1 di dalam Grafik COT: Mencerminkan ukuran net position dari setiap kategori trader.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.