Lihat juga
Pasangan GBP/USD juga tidak menunjukkan volatilitas yang berarti pada hari Rabu, meskipun berbeda dengan di Uni Eropa atau AS, di Inggris dirilis laporan penting. Namun, seperti yang sudah kami peringatkan, para trader hampir tidak menaruh perhatian pada data tersebut. Indeks harga konsumen di Inggris tetap berada di 3% untuk Februari, sementara indeks harga konsumen inti naik menjadi 3,2%. Ini merupakan percepatan inflasi yang ringan menjelang lonjakan yang lebih signifikan (pada bulan Maret). Meski demikian, para trader sebenarnya bisa saja bereaksi dengan membeli pound Inggris, karena setiap kenaikan inflasi akan membuat Bank of England semakin dekat pada pengetatan kebijakan moneter. Namun, pasar sekali lagi menunjukkan bahwa saat ini hanya tertarik pada berita geopolitik. Latar belakang makroekonomi terus diabaikan. Saat ini tidak ada kabar mengenai eskalasi maupun de-eskalasi, sehingga pasar pada dasarnya berada dalam kondisi stagnan.
Pada timeframe 5 menit, lima sinyal trading terbentuk pada hari Rabu; namun, harga terus-menerus berubah arah sepanjang hari, sehingga memicu terbentuknya sinyal-sinyal palsu. Pada timeframe per jam, saat ini tidak ada pergerakan flat maupun tren yang jelas. Ini adalah tipe pergerakan yang paling berbahaya karena trader tidak bisa bertransaksi seperti saat pasar sedang flat maupun sedang tren. Akibatnya, trader pemula mungkin mengeksekusi dua sinyal pertama di kisaran 1.3403–1.3407, yang keduanya tidak menghasilkan profit.
Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD mulai membentuk tren naik, tetapi tren ini masih sangat lemah dan belum pasti. Tidak ada faktor global yang kuat yang mendukung penguatan dolar dalam jangka menengah, sehingga pada 2026 kami memperkirakan kelanjutan tren naik global yang dimulai pada 2025, yang berpotensi mendorong pasangan ini setidaknya ke level 1.4000. Namun, agar skenario ini terwujud, ketegangan geopolitik di seluruh dunia perlu mulai mereda.
Pada hari Kamis, trader pemula dapat membuka posisi jual jika harga berhasil terkonsolidasi di bawah area 1.3319–1.3331, dengan target 1.3259–1.3267. Pantulan (bounce) dari area 1.3319–1.3331 akan membuka peluang untuk membuka posisi beli dengan target 1.3403–1.3407.
Pada timeframe 5 menit, saat ini trading dimungkinkan di level-level 1.3096–1.3107, 1.3203–1.3212, 1.3259–1.3267, 1.3319–1.3331, 1.3403–1.3407, 1.3437–1.3446, 1.3484–1.3489, 1.3529–1.3543, 1.3643–1.3652, 1.3695, 1.3741–1.3751. Hari ini tidak ada peristiwa atau rilis laporan penting yang dijadwalkan di Inggris maupun AS, sehingga perhatian pasar kembali sepenuhnya tertuju pada faktor geopolitik. Jika tidak muncul berita penting terkait hal ini, sepanjang hari kita mungkin akan menyaksikan pergerakan harga yang aneh dengan volatilitas rendah.
Level Support dan Resistance: Ini adalah level yang menjadi target untuk membuka atau menutup posisi, dan juga dapat menjadi titik untuk menempatkan order Take Profit.
Garis Warna Merah: Kanal atau garis tren yang menunjukkan arah dan tren saat ini, yang diharapkan menjadi panduan dalam trading.
Indikator MACD (14,22,3): Histogram dan garis sinyal ini berfungsi sebagai sumber tambahan untuk sinyal trading.
Peristiwa dan Laporan Penting: Berbagai peristiwa yang dicatat dalam kalender ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Oleh karena itu, berhati-hatilah atau keluar dari pasar selama rilis berita tersebut untuk menghindari fluktuasi yang tajam.
Para trader pemula dalam Forex perlu menyadari bahwa tidak setiap transaksi akan membawa keuntungan. Sangat penting untuk merumuskan strategi yang terencana dan menerapkan manajemen keuangan yang baik agar dapat mencapai kesuksesan dalam trading jangka panjang.