empty
 
 
20.05.2026 12:22 PM
Analisis dan Proyeksi EUR/USD – 20 Mei: Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah Mendukung Dolar AS

Pada hari Selasa, pasangan EUR/USD berbalik arah mendukung dolar AS dan berkonsolidasi di bawah level koreksi Fibonacci 50,0% di 1,1630. Dengan demikian, penurunan kuotasi mungkin berlanjut menuju level Fibonacci berikutnya di 61,8% pada 1,1578. Rebound dari level ini akan mendukung euro dan membuka peluang kenaikan menuju level 1,1630. Konsolidasi di bawah 1,1578 akan meningkatkan kemungkinan penurunan lanjutan menuju level korektif berikutnya di 76,4% pada 1,1514.

This image is no longer relevant

Struktur gelombang pada grafik per jam saat ini tetap sederhana. Gelombang naik terakhir yang sudah selesai hanya melampaui puncak sebelumnya beberapa poin saja, sementara gelombang turun terakhir (yang masih belum selesai) sudah menembus ke bawah titik terendah sebelumnya. Dengan demikian, tren telah berbalik menjadi bearish. Gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat mendukung kubu bullish selama sebulan, tetapi sekarang, enam minggu kemudian, bisa dikatakan bahwa dinamika geopolitik kembali bergerak menuju kelanjutan konflik. Seperti yang sudah saya peringatkan sebelumnya, kubu bullish tidak mampu melanjutkan momentum mereka tanpa gencatan senjata penuh di Timur Tengah.

Pada hari Selasa, kubu bearish kembali melancarkan serangan di tengah ketidakpercayaan penuh terhadap hasil positif dari putaran negosiasi baru dengan Iran, yang kini juga melibatkan negara-negara Timur Tengah lain yang bersekutu dengan Amerika Serikat. Pada hari Senin, diketahui bahwa Donald Trump, atas permintaan para pemimpin negara-negara Teluk, setuju untuk menunda serangan baru terhadap Iran. Namun, pada hari Selasa, muncul laporan bahwa telah diadakan pertemuan di Gedung Putih dengan semua pejabat senior yang terkait dengan operasi militer di Timur Tengah. Dalam pertemuan tersebut, kepada Donald Trump disajikan semua skenario kemungkinan tindakan militer. Karena itu, perang mungkin berlanjut kembali pada akhir pekan.

Trump sendiri pada hari Senin menyatakan bahwa karena adanya "negosiasi yang sangat penting", ia menunda keputusannya mengenai serangan baru terhadap Iran selama dua atau tiga hari. Jika negosiasi berhasil, akan dicapai sebuah kesepakatan dan serangan baru terhadap Teheran tidak akan diperlukan. Namun, hingga Rabu pagi, kami terus menerima semakin banyak sinyal bahwa "penundaan dua atau tiga hari" itu memang hanya sekadar penundaan, bukan penghentian total rencana aksi militer berikutnya.

This image is no longer relevant

Pada grafik 4 jam, pasangan ini memantul dari level korektif 76,4% di 1,1617, tetapi gagal melanjutkan pergerakan naik dan berbalik mendukung mata uang AS, dengan bterkonsolidasi di bawah level 1,1617. Dengan demikian, penurunan kini dapat berlanjut menuju level korektif 100,0% di 1,1474. Konsolidasi di atas 1,1617 akan membuka peluang untuk kembali mengantisipasi kenaikan euro menuju level 1,1706. Saat ini tidak terlihat adanya divergensi yang muncul pada indikator mana pun.

Laporan Commitments of Traders (COT)

This image is no longer relevant

Selama minggu pelaporan terakhir, trader profesional membuka 6.528 posisi long dan menutup 1.470 posisi short. Dalam tujuh minggu pada Februari dan Maret, keunggulan besar kubu bull menghilang akibat perang di Iran, sementara selama tujuh minggu terakhir situasi kembali stabil seiring penangguhan permusuhan di Timur Tengah.

Jumlah posisi long yang dipegang spekulan kini mencapai 224.000, sedangkan posisi short berjumlah 184.000. Selisihnya kembali melebar menguntungkan euro.

Secara keseluruhan, dalam jangka panjang, pelaku pasar besar tetap memandang euro dengan minat yang cukup besar. Tentu saja, berbagai peristiwa global — yang dalam beberapa tahun terakhir sangat banyak — terus memengaruhi sentimen para investor. Secara khusus, perhatian pasar masih tertuju pada Timur Tengah, di mana perang baru sekadar dihentikan sementara, belum berakhir. Dengan demikian, dalam waktu dekat, nilai tukar euro dan dolar akan lebih bergantung pada perkembangan situasi di Iran, bukan pada kebijakan moneter Federal Reserve atau ECB, maupun pada data ekonomi.

Kalender Ekonomi untuk AS dan Zona Euro

  • Jerman – Indeks Harga Produsen (06:00 UTC)
  • Zona Euro – Indeks Harga Konsumen (09:00 UTC)
  • Amerika Serikat – Risalah FOMC (18:00 UTC)

Kalender ekonomi 20 Mei memuat tiga peristiwa sekunder. Dampak latar belakang ekonomi terhadap sentimen pasar pada hari Rabu kembali diperkirakan akan tidak signifikan.

Prediksi dan Rekomendasi Trading EUR/USD

Sebelumnya saya merekomendasikan menjual pasangan ini setelah konsolidasi di bawah level 1,1630 pada grafik per jam, dengan target 1,1578. Hari ini, posisi tersebut masih dapat dipertahankan dengan target di 1,1578 dan 1,1514.

Posisi beli dapat dibuka setelah konsolidasi di atas level 1,1630 dengan target di 1,1682 dan 1,1745. Atau, posisi beli dapat dipertimbangkan setelah pantulan dari level 1,1578.

Grid Fibonacci terbentuk dari 1,1409–1,1850 pada grafik per jam dan dari 1,1474–1,2082 pada grafik 4 jam.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.