Lihat juga
Tidak ada pergerakan penting yang terjadi pada paruh pertama hari ini, dan karena volatilitas yang lebih rendah, strategi Mean Reversion tidak menghasilkan peluang trading apa pun. Saya hanya melakukan trading USD/JPY dengan menggunakan strategi Momentum, namun bahkan di pair tersebut, pasar gagal menghasilkan pergerakan kuat.
Paruh kedua sesi AS juga tidak akan diwarnai rilis data makroekonomi utama maupun pidato pejabat Federal Reserve, sehingga fokus pasar akan bergeser ke perkembangan geopolitik. Dengan tidak adanya katalis biasa—seperti data inflasi atau ketenagakerjaan yang biasanya membentuk ekspektasi suku bunga dan menggerakkan dolar AS—pelaku pasar akan memantau dengan saksama perkembangan di Timur Tengah dan setiap pernyataan tak terduga dari Donald Trump. Faktor-faktor yang sulit diprediksi ini kemungkinan besar akan menjadi pendorong utama pergerakan pasar valuta asing dalam beberapa jam ke depan.
Jika kondisi pasar tetap tenang, permintaan terhadap dolar AS kemungkinan akan bertahan, karena pelaku pasar mungkin memilih untuk menambah eksposur terhadap dolar di tengah ketiadaan katalis baru. Bagi euro, hal ini mengindikasikan potensi kenaikan yang terbatas, karena EUR/USD kemungkinan akan kesulitan menguat selama dolar AS masih diminati. Pound Inggris diperkirakan akan menghadapi situasi serupa, dengan kinerjanya terhadap dolar terutama ditentukan oleh sentimen risiko secara keseluruhan dan berita dari Timur Tengah, mengingat tidak adanya katalis domestik.
Jika dirilis data ekonomi yang kuat, saya akan mendasarkan keputusan trading pada strategi Momentum. Jika pasar menunjukkan sedikit atau tidak ada reaksi terhadap data, saya akan terus menggunakan strategi Mean Reversion.
EUR/USD
GBP/USD
USD/JPY
EUR/USD
GBP/USD
AUD/USD
USD/CAD