Lihat juga
Pengujian harga di 1,3652 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual pound. Alhasil, pasangan ini turun hingga level target 1,3623.
Laporan aktivitas usaha yang kuat pada hari Jumat memberikan dukungan bagi dolar dan melemahkan posisi pound. Indeks PMI komposit melonjak ke 56,0 dari 54,5, sementara indeks jasa naik ke 56,8, menandai kuartal terbaik bagi dunia usaha Amerika dalam empat tahun terakhir. Karena indeks PMI termasuk yang pertama menangkap kondisi perekonomian, lonjakan tajam ini meningkatkan keyakinan terhadap ketahanan ekonomi dan menambah dukungan bagi dolar, apalagi mengingat tingkat ketenagakerjaan, menurut survei, naik dengan laju tercepat sejak Januari 2025.
Dalam konteks ini, pound Inggris menjadi bergantung pada faktor eksternal dan takluk pada dolar. Penguatan mata uang AS tersebut melemahkan permintaan terhadap aset berisiko, sehingga pasangan GBP/USD terkoreksi turun.
Namun, kalender ekonomi Inggris yang kosong hari ini kembali menempatkan pound sepenuhnya pada belas kasihan faktor eksternal. Dalam kondisi yang mendukung, pembeli pound masih berpeluang mempertahankan inisiatif, dan dengan bantuan pelemahan dolar, mereka bahkan mungkin berupaya melanjutkan kenaikan GBP/USD. Tidak adanya pemicu dari dalam negeri memudahkan pasangan ini untuk mengokohkan keunggulan yang diraih minggu lalu.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan realisasi skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk membeli pound ketika mencapai titik masuk di sekitar 1,3649 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan di 1,3671 (garis tebal hijau pada grafik). Di 1,3671, saya berencana untuk menutup posisi beli dan langsung membuka posisi jual ke arah sebaliknya, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Pound diperkirakan dapat naik hari ini sebagai kelanjutan tren. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,3634, dengan indikator MACD di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan memicu reversal naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3649 dan 1,3671.
Skenario No. 1: Saya berencana untuk menjual pound hari ini setelah terbentuk breakout ke bawah 1,3634 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 1,3610, tempat saya berencana untuk menutup posisi jual dan membuka posisi beli ke arah sebaliknya (dengan ekspektasi pergerakan naik kembali sebesar 20–25 pip dari level tersebut). Hanya berita buruk yang akan mengembalikan tekanan pada pound. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,3649, dengan indikator MACD di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan memicu reversal turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3634 dan 1,3610.
Catatan: Trader forex pemula perlu mengambil keputusan masuk dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa menempatkan stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit Anda, terutama jika Anda melakukan trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal dengan tepat.
Dan ingat, trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang telah diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.