empty
 
 
01.09.2026 08:33 AM
USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 1 September. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Trading dan Kiat-kiat untuk Yen Jepang

Uji harga di 159,79 terjadi ketika indikator MACD mulai bergerak naik dari garis nol, yang mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Namun, pasangan ini tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Absennya data penting dari AS kemarin menjadi alasan utama pelemahan tipis dolar terhadap aset berisiko. Bagi yen, pelemahan sementara dolar memberikan sedikit ruang bernapas, dan pasangan USD/JPY turun tipis; namun, perbedaan pendekatan antara Federal Reserve yang tegas dan Bank of Japan yang jauh lebih berhati-hati terus memberikan tekanan pada mata uang Jepang. Kontras kebijakan ini menghambat upaya pemulihan yen.

Laporan lemah hari ini terkait Manufacturing PMI Jepang, yang turun ke 54,9, menekan yen dan mendorong kenaikan pasangan USD/JPY. Indeks aktivitas bisnis ini didasarkan pada survei perusahaan dan mencerminkan kondisi sektor industri, di mana angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan dan di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Dengan demikian, hasil yang lemah dan berada di bawah perkiraan mengisyaratkan adanya perlambatan di sektor tersebut. Namun, hal ini tidak serta-merta menunjukkan lemahnya perekonomian Jepang, karena aktivitas manufaktur masih berada pada tingkat yang relatif tinggi.

Untuk strategi intraday, saya akan berfokus pada penerapan skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Skenario Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik entri di sekitar 159,95 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke level 160,21 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 160,21, saya berniat menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut). Sebaiknya kembali melakukan pembelian pada koreksi dan penurunan tajam di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut di area 159,80, dengan indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 159,95 dan 160,21.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 159,80 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 159,55, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera melakukan pembelian kembali (mengantisipasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Penjual dapat kembali kapan saja, sehingga setiap sinyal dari bank sentral akan sangat berarti. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut di 159,95 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 159,80 dan 159,55.

This image is no longer relevant

Hal yang Perlu Diperhatikan pada Grafik:

  • Garis Hijau Tipis – Harga entri di mana Anda dapat membeli instrumen trading;
  • Garis Hijau Tebal – Perkiraan harga tempat Anda dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan profit secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
  • Garis Merah Tipis – Harga entri di mana Anda dapat menjual instrumen trading;
  • Garis Merah Tebal – Perkiraan harga tempat Anda dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan profit secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
  • Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting: Trader pemula di pasar Forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan entri. Sebaiknya hindari masuk pasar menjelang rilis laporan fundamental penting untuk menghindari terseret oleh fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan manajemen keuangan dan trading dengan volume besar.

Selain itu, ingat bahwa trading yang berhasil memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.