empty
 
 
03.09.2026 08:24 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 3 September

Dolar kehilangan seluruh keunggulannya terhadap aset berisiko dan terkoreksi tajam.

Kemarin, dolar melemah sebagai respons terhadap berita bahwa sektor swasta AS hanya menciptakan 38.000 lapangan kerja pada Agustus, terendah sejak Januari. Laporan ADP dianggap sebagai indikator awal kondisi pasar tenaga kerja, sehingga hasil yang seburuk ini langsung melemahkan argumen untuk sikap hawkish Federal Reserve dan mengurangi dukungan bagi dolar. Struktur datanya justru lebih menarik: produksi barang kehilangan 10.000 lapangan kerja, sementara seluruh pertumbuhan didorong oleh sektor pendidikan dan kesehatan yang menambah 45.000 lapangan kerja. Sektor terburuk adalah manufaktur dengan minus 17.000, diikuti oleh jasa profesional dan bisnis dengan minus 16.000. Yang sama anehnya adalah rincian berdasarkan ukuran perusahaan: usaha kecil dan korporasi besar melakukan perekrutan, sementara perusahaan dengan 20–49 karyawan justru memangkas 17.000 tenaga kerja sekaligus.

Bagi euro dan pound, pelemahan dolar menjadi faktor pendukung, dan kedua mata uang Eropa tersebut menguat. Pasar tenaga kerja yang lemah mengurangi alasan The Fed untuk bersikap agresif, apalagi bank sentral telah menggeser fokusnya ke data setelah pertemuan Jackson Hole. Namun, penentu utama tetap laporan ketenagakerjaan resmi pada hari Jumat, yang akan menentukan apakah sentimen ini akan bertahan.

Pada paruh pertama hari ini, perhatian terhadap mata uang tunggal akan tertuju pada estimasi final indeks PMI jasa untuk zona euro dan PMI komposit, serta indeks harga produsen. Indeks PMI didasarkan pada survei perusahaan dan mencerminkan kondisi aktivitas bisnis, dengan batas 50 poin yang memisahkan ekspansi dari kontraksi, sementara jasa menyumbang porsi utama perekonomian blok tersebut. Indeks harga produsen menunjukkan dinamika harga di tingkat pabrik dan berfungsi sebagai sinyal awal inflasi karena kenaikan biaya pada akhirnya akan diteruskan ke harga konsumen.

Mengingat inflasi di zona euro sudah kembali meningkat, naik menjadi 3,3% pada Agustus, lonjakan harga produsen yang disertai dengan data PMI yang bagus dapat memperkuat euro terhadap dolar. Kombinasi seperti ini akan memperkuat argumen untuk sikap hawkish Bank Sentral Eropa, terutama karena pasar hampir sepenuhnya memerhitungkan kenaikan suku bunga pada pertemuan 10 September ke dalam harga, dan Isabel Schnabel secara eksplisit telah menyatakan perlunya pengetatan lebih lanjut. Jika data mengonfirmasi sentimen ini, EUR/USD akan memiliki dasar untuk menguat.

Sementara itu, untuk pound, pada paruh pertama hari ini perhatian akan tertuju pada data final PMI jasa di Inggris dan PMI komposit. Indeks jasa sangat penting bagi mata uang Inggris karena sektor ini menyumbang porsi terbesar perekonomian negara tersebut, dan indikator komposit menggabungkan jasa dan manufaktur, sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap terkait aktivitas usaha. Karena yang dirilis adalah nilai revisi, ke arah mana estimasi awal direvisi menjadi faktor kunci.

Revisi naik akan memperkuat keyakinan terhadap ketangguhan sektor jasa dan mendukung pound, terutama karena sebelumnya sudah berbalik menguat, sedangkan penurunan dalam estimasi akan kembali menekan GBP/USD.

Jika data sejalan dengan ekspektasi para ekonom, akan lebih baik menggunakan strategi Mean Reversion. Jika data jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah daripada ekspektasi para ekonom, strategi yang paling tepat adalah menggunakan Momentum.

Strategi Momentum (breakout):

Untuk pasangan EURUSD

Pembelian saat breakout di 1,1608 dapat mendorong euro menuju 1,1623 dan 1,1641;

Penjualan saat breakout di 1,1584 dapat mendorong euro turun menuju 1,1568 dan 1,1550;

Untuk pasangan GBPUSD

Pembelian saat breakout di 1,3494 dapat mendorong pound menuju 1,3512 dan 1,3531;

Penjualan saat breakout di 1,3475 dapat mendorong pound turun menuju 1,3457 dan 1,3435;

Untuk pasangan USDJPY

Pembelian saat breakout di 157,69 dapat mendorong dolar menuju 159,97 dan 158,28;

Penjualan saat breakout di 157,40 dapat memicu aksi jual dolar menuju 157,05 dan 156,73;

Strategi Mean Reversion (pada pullback):

This image is no longer relevant

Untuk pasangan EURUSD

Saya akan mencari posisi jual setelah pergerakan gagal menembus ke atas 1,1605 dan kembali turun di bawah level tersebut;

Saya akan mencari posisi beli setelah pergerakan gagal menembus ke atas 1,1583 dan kembali ke level tersebut;

This image is no longer relevant

Untuk pasangan GBPUSD

Saya akan mencari peluang jual setelah pergerakan gagal menembus di atas 1,3502 dan harga kembali turun di bawah level tersebut;

Saya akan mencari peluang beli setelah pergerakan gagal menembus di atas 1,3475 dan harga kembali ke level tersebut;

This image is no longer relevant

Untuk pasangan AUDUSD

Saya akan mencari peluang jual setelah pergerakan gagal menembus di atas 0,7177 dan harga kembali turun di bawah level tersebut;

Saya akan mencari peluang beli setelah pergerakan gagal menembus di atas 0,7161 dan harga kembali ke level tersebut;

This image is no longer relevant

Untuk pasangan USDCAD

Saya akan mencari peluang jual setelah pergerakan gagal menembus di atas 1,3844 dan harga kembali turun di bawah level tersebut;

Saya akan mencari peluang beli setelah pergerakan gagal menembus di atas 1,3819 dan harga kembali ke level tersebut;

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.