empty
 
 
13.10.2026 05:08 AM
Penafsiran Analisis EUR/USD pada 13 Oktober. Euro Terus Merosot

Analisis Grafik 5M EUR/USD

This image is no longer relevant

Pasangan mata uang EUR/USD kembali melanjutkan penurunannya pada hari Senin setelah jeda selama seminggu. Pasar sebenarnya tidak memiliki alasan baru dan kuat untuk terus menjual EUR/USD, dan tidak ada berita penting yang muncul pada hari pertama perdagangan minggu ini. Kemarin, kemungkinan gencatan senjata energi antara Ukraina dan Rusia — yang mungkin menjadi langkah awal menuju berakhirnya konflik — ramai dibahas di seluruh dunia. Namun, jelas jika gencatan senjata tercapai, hal itu merupakan hasil dari proses negosiasi yang panjang dan rumit antara Kyiv dan Moskow, bukan karena desakan Donald Trump. Bahkan, pada hari Senin, Presiden AS tersebut mengatakan bahwa para pihak terkait telah melanggar ketentuan gencatan senjata energi, dan hanya Trump yang tahu apa saja ketentuan itu. Dengan demikian, konflik antara Ukraina dan Rusia tetap berada pada posisi yang sama seperti sebelum hari Senin. Oleh karena itu, kecil kemungkinan penguatan dolar didorong oleh fakta bahwa konfrontasi di Eropa Timur tersebut sudah berlangsung selama lima tahun. Tidak ada topik penting lain, pernyataan, maupun publikasi yang muncul sepanjang hari. Penurunan euro yang lebih bersifat inersia dan spekulatif pun berlanjut.

Secara teknikal, tren menurun terus terbentuk. Pasar telah terus membeli dolar selama lima minggu berturut-turut. Garis tren masih relevan; harga berada di bawah garis Ichimoku, sehingga penurunan pasangan ini sepenuhnya logis dari sudut pandang teknikal. Mengantisipasi pemulihan euro baru masuk akal setelah garis tren tersebut ditembus.

Pada time frame lima menit, satu sinyal jual terbentuk pada hari Senin. Selama sesi Asia, harga memantul dari area 1,1220–1,1221 dengan selisih yang kecil, dan hingga awal sesi Eropa harga baru bergerak sedikit dari titik terbentuknya sinyal, sehingga para trader masih dapat membuka posisi jual. Menjelang akhir hari, pasangan ini turun mendekati 1,1147, sehingga posisi jual dapat ditutup dengan aman dengan raihan keuntungan yang cukup baik.

Laporan COT

This image is no longer relevant

Laporan COT terbaru tertanggal 6 Oktober. Ilustrasi pada time frame mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih pelaku pasar nonkomersial tetap "bearish" dan telah turun secara signifikan pada 2026 akibat peristiwa geopolitik. Para trader telah mengurangi eksposur euro demi dolar AS selama enam bulan terakhir. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi dolar sudah lama berperan sebagai mata uang "cadangan".

Namun, sejauh ini kami masih belum melihat faktor fundamental yang akan semakin memperkuat mata uang AS. Perang di Timur Tengah membuat dolar sementara menjadi sangat menarik, dan sikap kebijakan moneter Federal Reserve untuk kedua kalinya tahun ini kembali memberikan kejutan positif bagi dolar. Dalam jangka panjang, euro mungkin turun sedalam $1,08 (garis tren), tetapi tren naiknya masih tetap relevan. Meskipun demikian, dalam beberapa minggu terakhir, pasar hanya memperhitungkan faktor-faktor positif bagi dolar dan mengabaikan yang lainnya.

Posisi garis indikator merah dan biru menunjukkan prediksi keseimbangan antara bullish dan bearish. Selama minggu pelaporan terakhir, posisi beli dalam kelompok nonkomersial naik sebesar 4.800, sementara posisi jual meningkat 40.900. Dengan demikian, posisi bersih kembali turun sebesar 36.100 kontrak dalam seminggu.

Analisis Grafik 1H EUR/USD

This image is no longer relevant

Pada time frame satu jam, pasangan EUR/USD masih membentuk tren menurun. The Fed sangat membantu perkembangan tren menurun ini, tetapi faktor tersebut kecil kemungkinannya menjelaskan kekuatan dolar beberapa minggu setelah pertemuan. Bank Sentral Eropa seharusnya mendukung euro, mengingat sudah dua kali menaikkan suku bunga pada 2026, dan data pasar tenaga kerja AS seharusnya melemahkan dolar. Namun, saat ini pasar tidak melihat adanya faktor yang mendukung euro. Dengan demikian, dolar terus membentuk tren kuat yang kini hanya bergantung pada sentimen pasar.

Untuk 13 Oktober, kami soroti level-level berikut untuk aktivitas trading — 1,1092; 1,1147; 1,1221; 1,1274; 1,1362–1,1368; 1,1461–1,1473; 1,1536–1,1542; 1,1585; 1,1657–1,1665; serta Senkou Span B (1,1285) dan Kijun-sen (1,1220). Garis-garis Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memindahkan Stop Loss ke titik impas jika harga sudah bergerak 15 pip ke arah yang benar. Langkah ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.

Pada hari Selasa, tidak ada rilis data penting yang dijadwalkan di Zona Euro, sementara di AS akan dipublikasikan data penjualan rumah yang sudah ada, yang kemungkinan besar tidak terlalu menarik bagi pasar. Karena itu, kami tidak memperkirakan pergerakan yang kuat hari ini, tetapi euro masih dapat melanjutkan penurunan.

Kesimpulan analisis di atas:

Trader dapat mempertimbangkan target untuk posisi jual di dekat 1,1092 jika harga ditutup di bawah 1,1147. Jika garis tre ditembus, pertimbangkan target untuk posisi beli di 1,1274 dan 1,1362–1,1368.

Penjelasan ilustrasi:

  • Level support dan resistance harga — garis tebal merah tempat pergerakan harga berpotensi berakhir. Garis ini bukan sumber sinyal trading.
  • Garis Kijun-sen dan Senkou Span B — garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke time frame satu jam dari timeframe empat jam. Ini adalah garis-garis yang kuat.
  • Level ekstrem — garis tipis merah tempat harga sebelumnya memantul. Garis-garis ini merupakan sumber sinyal trading.
  • Garis kuning — garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
  • Indikator 1 pada grafik COT — ukuran posisi bersih masing-masing kategori trader.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.