Lihat juga
Pada hari Selasa, pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan dengan volatilitas yang sangat rendah dan cenderung bergerak sideways. Pada hari Senin, kita melihat kenaikan tajam pada pasangan ini setelah pemerintah Tiongkok melarang bank-bank komersial membeli obligasi Treasury Amerika. Namun, pada hari Selasa, satu-satunya peristiwa yang menarik hanyalah rilis data penjualan ritel AS. Laporan tersebut keluar lemah, menunjukkan pertumbuhan nol pada bulan Desember, di bawah ekspektasi sebesar +0,4%. Meski demikian, pasar sedang berada dalam mode jeda dan tidak memberikan perhatian pada laporan ini. Jeda ini dibutuhkan untuk bersiap menghadapi peristiwa hari ini. Hari ini, laporan Non-Farm Payroll dan tingkat pengangguran akan dirilis di AS. Banyak hal telah dibahas mengenai laporan-laporan ini, namun laporan tersebut tetap menjadi kunci bagi dolar AS karena secara langsung memengaruhi kebijakan moneter The Fed. Pasar tenaga kerja AS masih berada dalam kondisi yang buruk, sehingga semakin memperkuat kemungkinan bahwa The Fed akan kembali pada pelonggaran kebijakan moneter.
Pada timeframe 5 menit, harga mengabaikan semua level dan area pada hari Selasa karena pergerakan yang benar-benar flat. Tidak diragukan lagi, trader pemula mungkin kesulitan memahami situasi dan membuka posisi. Namun, pada sesi trading Amerika menjadi jelas bahwa tidak akan ada pergerakan berarti, dan pasar jelas menunggu rilis data dari seberang Atlantik. Hari itu bukan hari terbaik bagi trader, tetapi hari-hari seperti ini memang kadang terjadi.
Pada timeframe satu jam, koreksi turun masih berlangsung namun sewaktu-waktu bisa kembali berbalik naik. Perlu diingat bahwa fase sideways yang berlangsung selama 7 bulan telah berakhir. Jika demikian, tren naik jangka panjang telah berlanjut kembali di awal 2026. Dengan demikian, kami mengantisipasi penurunan baru jangka menengah pada dolar. Latar belakang fundamental secara keseluruhan masih sangat tidak menguntungkan bagi mata uang Amerika, sehingga kami sepenuhnya mendukung kelanjutan pergerakan naik.
Pada hari Rabu, trader pemula bisa mempertimbangkan posisi jual jika harga terkonsolidasi di bawah area 1.1899–1.1908, dengan target di 1.1830–1.1837. Jika harga terkonsolidasi di atas area 1.1899–1.1908, maka dapat dibuka posisi beli dengan target di 1.1970.
Pada timeframe 5 menit, level yang perlu diperhatikan mencakup 1.1455–1.1474, 1.1527–1.1531, 1.1550, 1.1584–1.1591, 1.1655–1.1666, 1.1745–1.1754, 1.1830–1.1837, 1.1899–1.1908, 1.1970–1.1988, 1.2044–1.2056, dan 1.2092–1.2104. Hari ini tidak ada peristiwa penting yang dijadwalkan di Zona Euro, sementara di AS akan dipublikasikan data Non-Farm Payroll, tingkat pengangguran, dan data upah. Badai pergerakan harga bisa saja terjadi di awal sesi trading Amerika.
Level Support dan Resistance: Ini adalah level yang menjadi target untuk membuka atau menutup posisi, dan juga dapat menjadi titik untuk menempatkan order Take Profit.
Garis Warna Merah: Kanal atau garis tren yang menunjukkan arah dan tren saat ini, yang diharapkan menjadi panduan dalam trading.
Indikator MACD (14,22,3): Histogram dan garis sinyal ini berfungsi sebagai sumber tambahan untuk sinyal trading.
Peristiwa dan Laporan Penting: Berbagai peristiwa yang dicatat dalam kalender ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Oleh karena itu, berhati-hatilah atau keluar dari pasar selama rilis berita tersebut untuk menghindari fluktuasi yang tajam.
Para trader pemula dalam Forex perlu menyadari bahwa tidak setiap transaksi akan membawa keuntungan. Sangat penting untuk merumuskan strategi yang terencana dan menerapkan manajemen keuangan yang baik agar dapat mencapai kesuksesan dalam trading jangka panjang.