Suku bunga dana mungkin turun, tetapi belum pasti: Goolsbee mengharapkan keajaiban inflasi
Austan Goolsbee, presiden Bank Federal Reserve Chicago, mengatakan bahwa indeks harga konsumen (CPI) terbaru menunjukkan gambaran yang beragam. Meskipun terjadi perlambatan pada ukuran utama, inflasi sektor jasa tetap "tidak terkendali," sehingga menimbulkan pertanyaan atas kembalinya target 2% dengan cepat.
Dalam sebuah wawancara dengan Yahoo News, Austan Goolsbee menekankan bahwa inflasi pada dasarnya telah stabil di sekitar 3%. Kekhawatiran utama terletak di sektor jasa, yang tekanan inflasinya tetap tinggi. CPI tahunan untuk Januari tercatat sebesar 2,4%, terendah sejak Mei 2025, tetapi komponen struktural indeks tersebut tidak memberi Federal Reserve alasan untuk optimisme yang terlalu dini.
Pejabat tersebut mengakui bahwa ia tidak mengetahui secara pasti sejauh mana kebijakan Federal Reserve saat ini menahan aktivitas ekonomi, tetapi ia membuka kemungkinan untuk penurunan suku bunga di masa mendatang. Pada saat yang sama, ia menekankan bahwa bank sentral memerlukan bukti yang tak terbantahkan atas perlambatan inflasi lebih lanjut sebelum melonggarkan kebijakan moneter.
Austan Goolsbee mengidentifikasi konsumen Amerika sebagai pilar utama ketahanan ekonomi, dengan pengeluaran yang didukung oleh pasar tenaga kerja yang stabil. Ia juga menyatakan harapan bahwa dampak tarif impor terhadap inflasi konsumen telah mencapai puncaknya dan akan mereda di masa mendatang.