J.D. Vance bertanya-tanya mengapa Tiongkok menghindari Bitcoin
Wakil Presiden AS J.D. Vance mengatakan sikap Tiongkok terhadap Bitcoin seharusnya menjadi pesan bagi Amerika Serikat. Menurutnya, jika Partai Komunis Tiongkok menghindari Bitcoin, mungkin Washington harus melakukan sebaliknya dan merangkulnya.
Ekonom Peter Schiff menawarkan penafsiran yang berbeda: ia berpendapat bahwa otoritas Tiongkok sengaja menghindari cryptocurrency dan malah berinvestasi dalam emas dan manufaktur. Menurutnya, AS membuang modal untuk membeli dan menambang BTC, sementara Bank Rakyat Tiongkok telah meningkatkan cadangan emasnya selama 15 bulan berturut-turut.
Para analis menggarisbawahi perbedaan strategi: Tiongkok berfokus pada investasi jangka panjang dengan imbal hasil yang stabil, sedangkan AS bertaruh pada kapitalisasi jangka pendek. Menariknya, otoritas federal AS tidak membangun cadangan emas, melainkan berfokus pada pengembangan industri blockchain.