empty
 
 
05.06.2026 08:58 AM
USDJPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 5 Juni. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat untuk Trading Yen Jepang

Pengujian harga di 159,95 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak membeli dolar. Situasi serupa juga terlihat pada posisi jual di sekitar harga 159,82.

Dengan pasangan USD/JPY kembali ke level 160, pembahasan mengenai potensi intervensi mata uang oleh bank sentral kembali meningkat. Berdasarkan data terbaru, terlihat jelas bahwa Jepang telah menggunakan cadangan surat berharga luar negerinya, termasuk obligasi pemerintah AS, untuk membiayai intervensi di pasar valuta asing dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut data yang dirilis Kementerian Keuangan pada hari Jumat, kepemilikan surat berharga luar negeri Tokyo pada akhir Mei turun sebesar 75,6 miliar dolar AS dibandingkan April. Skala ini sejalan dengan intervensi pasar terbaru Jepang untuk menopang yen. Kementerian tersebut minggu lalu mengonfirmasi bahwa besaran intervensi untuk periode satu bulan yang berakhir pada 28 Mei mencapai rekor 11,73 triliun yen. Namun, langkah ini hanya memberikan dukungan sementara bagi yen, yang kembali melemah terhadap dolar dan kembali ke level 160, dari mana bank sentral mungkin akan bertindak lebih agresif lagi. Disarankan untuk terus memantau penjualan obligasi Jepang jangka panjang dan menantikan langkah agresif baru dari regulator untuk mendukung mata uang nasional.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan Skenario 1 dan 2.

This image is no longer relevant

Skenario Beli

Skenario 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika titik masuk mencapai sekitar 160,06 (garis hijau pada grafik), dengan target di 160.35 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 160,35, saya berencana menutup posisi long dan membuka posisi short berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan mundur 30–35 pip dari level tersebut). Sebaiknya kembali beli pasangan ini saat terjadi koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 159,84, dengan indikator MACD di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikkan pasar ke atas. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 160,06 dan 160,35.

Skenario Jual

Skenario 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah harga mencapai 159,84 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di 159,49, tempat saya berniat menutup posisi short dan segera membuka posisi long berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan mundur 20–25 pip dari level tersebut). Penjual bisa kembali kapan saja; kita hanya membutuhkan sedikit sinyal dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario 2: Saya juga berniat menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 160,06 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikkan pasar ke bawah. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 159,84 dan 159,49.

This image is no longer relevant

Apa yang Terlihat di Grafik:

Garis tipis hijau – level masuk untuk membuka posisi beli pada instrumen trading;

Garis tebal hijau – level harga perkiraan untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;

Garis tipis merah – level masuk untuk membuka posisi jual pada instrumen trading;

Garis tebal merah – level harga perkiraan untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;

Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan masuk. Sebelum laporan fundamental besar dirilis, sebaiknya jangan masuk pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan modal dan melakukan trading dengan volume besar.

Dan ingat, untuk trading yang sukses, Anda memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang ditunjukkan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.