empty
 
 
Ekspor Tiongkok naik 5,5% pada 2025 meski adanya tarif AS

Ekspor Tiongkok naik 5,5% pada 2025 meski adanya tarif AS

Penelitian oleh Bank Sentral Eropa menemukan bahwa pengalihan arus perdagangan dari AS karena tarif bersifat "modest" (tidak signifikan) dan hanya memengaruhi sejumlah kecil barang. Pendorong utama ekspansi ekspor Tiongkok adalah lemahnya permintaan domestik, dukungan pemerintah, dan penurunan harga ekspor di tengah melemahnya yuan.

Pada tahun 2025, total ekspor Tiongkok tumbuh sebesar 5,5%. Pengiriman ke AS turun sebesar 20%, sementara ekspor ke zona euro meningkat sebesar 8%. Pertumbuhan juga tercatat di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Masuknya barang-barang murah Tiongkok ke Eropa menghasilkan "efek disinflasi yang kuat" pada paruh kedua tahun 2025, kata anggota Dewan Gubernur ECB, François Villeroy de Galhau. Ia memperingatkan bahwa tren tersebut dapat mencegah inflasi mencapai target 2%.

ECB juga memperingatkan bahwa gambaran lengkap konsekuensi perang dagang belum muncul karena keterlambatan dalam logistik dan bea cukai.

Kembali

See aslo

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.