empty
 
 
AS dan Tiongkok menyepakati gencatan senjata perdagangan yang berfokus pada minyak, pesawat, dan pertanian

AS dan Tiongkok menyepakati gencatan senjata perdagangan yang berfokus pada minyak, pesawat, dan pertanian

Washington dan Beijing telah menyepakati gencatan senjata perdagangan, dengan isyarat kedua belah pihak atas adanya penurunan tarif secara timbal balik menyusul pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.

Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan bahwa dewan bilateral akan dibentuk untuk mengoordinasikan konsesi-konsesi tersebut. Fokus awalnya akan tertuju pada sektor pertanian. Kedua negara berencana untuk menghapus hambatan nontarif dan memangkas bea masuk atas produk-produk pertanian, meskipun daftar akhir barang-barang yang akan dicakup dalam kesepakatan ini belum disepakati.

Elemen sentral dari kesepakatan ini berkaitan dengan sektor industri. Beijing telah setuju untuk melanjutkan pembelian pesawat terbang dari AS sebagai imbalan atas jaminan tegas dari AS mengenai pasokan mesin pesawat dan suku cadang yang tidak terputus ke Tiongkok. Presiden Trump juga mengonfirmasi bahwa Tiongkok akan mulai membeli minyak mentah dari AS sebagai bagian dari pengaturan tersebut.

Tim perdagangan dari kedua belah pihak kini sedang bekerja untuk merampungkan naskah hukum dari kesepakatan-kesepakatan tersebut.

Redanya ketegangan ekonomi ini terjadi menyusul konfrontasi sengit yang berlangsung pada tahun 2025, dan melibatkan konsesi politik yang signifikan. Masalah yang paling pelik—yakni kontrol ekspor AS terhadap cip untuk kecerdasan buatan (AI)—dikeluarkan dari paket kesepakatan ini dan hingga kini masih belum terselesaikan.

Beijing berhasil memperoleh sebuah konsesi diplomatik terkait tuntutan utamanya mengenai Taiwan. Beberapa jam setelah pertemuannya dengan Xi, Presiden Trump secara terbuka memperingatkan Taipei agar tidak mendeklarasikan kemerdekaan—sebuah peringatan yang disampaikannya dalam sebuah pernyataan di Fox News. Pernyataan ini secara langsung menjawab salah satu kekhawatiran utama Tiongkok terkait kebijakan AS dan pasokan senjata ke pulau tersebut.

Kembali

See aslo

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.